<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Drajad dot Com</title>
	<atom:link href="http://www.drajad.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.drajad.com</link>
	<description>Blog seorang blogger Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 09 Nov 2011 01:35:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=</generator>
		<item>
		<title>30 Tahun Yang Lalu</title>
		<link>http://www.drajad.com/30-tahun-yang-lalu.html</link>
		<comments>http://www.drajad.com/30-tahun-yang-lalu.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Nov 2011 01:33:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Drajad</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[30 tahun yang lalu]]></category>
		<category><![CDATA[Mamor]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.drajad.com/?p=76</guid>
		<description><![CDATA[Selamat pagi.. Mungkin, kau akan bertanya-tanya siapa aku. Wajar saja, kita mungkin dan belum tentu akan bisa bertemu, namun aku tahu semua tentang dirimu. Semuanya, percayalah padaku. Kau mungkin akan penasaran setelah membaca surat ini, tentang aku, tentang apa yg terjadi padaku setelah kau membaca surat ini, tentang apa yg seharusnya kau lakukan setelah membacanya, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Selamat pagi..</p>
<p>Mungkin, kau akan bertanya-tanya siapa aku. Wajar saja, kita mungkin dan belum tentu akan bisa bertemu, namun aku tahu semua tentang dirimu. Semuanya, percayalah padaku. Kau mungkin akan penasaran setelah membaca surat ini, tentang aku, tentang apa yg terjadi padaku setelah kau membaca surat ini, tentang apa yg seharusnya kau lakukan setelah membacanya, tentang banyak hal. Jangan bingung, ikuti saja hatimu. Dan dari semua pertanyaan yg ingin kau tanyakan padaku, hanya satu hal yg perlu kau tahu, aku perduli padamu dan aku takkan ada tanpa dirimu.</p>
<p>Kenangan itu rapuh, begitu kata orang di tempatku. Dan memang, dari semua hal yg ku ingat tentangmu, begitu sedikit yang aku bisa tuliskan di sini. Semua kadang tampak kabur, dan kadang tampak cerah. Namun, ingatkah kau dengan impianmu untuk menjadi seorang pianis di kelas 3 SD? Atau menjadi pemain sepak bola ketika kau kelas 6 SD? kau mungkin bertanya-tanya bagaimana aku tahu. Aku semua tentangmu, kawan. Apapun itu. ‘Bagaimana?’ kau mungkin penasaran. Aku akan menjawab namun sebelum kau mengatakan ‘omong kosong’ atau ‘tidak mungkin’, kau harus berjanji untuk percaya apa saja yang akan aku tulis setelah kalimat ini dan terus membaca surat ini. Aku tahu karena aku adalah dirimu 30 tahun ke depan.<br />
<span id="more-76"></span><br />
Aneh, bukan? Aneh memang rasanya menulis seperti ini. Dan bagimu, mungkin terasa seperti membaca tulisan seorang peramal, atau sekedar pembual. Aku tahu seperti apa dirimu. Realis, namun sedikit pemimpi. Kontradiktif, bukan? Yah, itulah dirimu. Mungkin kau tak pernah sadar, namun itulah yang membuatmu berbeda. Ingatkah saat dirimu ingin menolong anak kucing yang dibuang di tepi jalan karena kasihan? Yang lalu kau urungkan karena kau tak bisa merawatnya dengan baik karena memcari makan untuk diri sendiri saja sulit? Ingatkah di penghujung hari itu kau berbaring dan menangis berdo’a semoga ada yg mengambil dan merawat mereka? itulah dirimu, kawan.</p>
<p>Sebelum aku memberi tahu maksudku menulis surat ini, aku ingin menceritakan keadaanku di sini, masa depan 30 tahun dari saat kau membaca surat ini. Pernahkah kau bermimpi tentang mesin waktu? Atau mobil terbang? Atau tinggal di planet lain dan impian-impian yang berbau fiksi-ilmiah lainnya? Ku harap jiwa pemimpimu sedang bersamamu karena, percaya atau tidak, semua itu dapat kau temukan di sini. Surat ini, sampai ke tanganmu dengan kapsul waktu yang diciptakan bersamaan dengan mesin waktu. Menarik, bukan? Yang harus kau tahu, masa depan sangatlah indah, damai, dan berbeda. Aku tak sanggup menggambarkannya dengan kata-kata. Namun yang jelas, kau harus melihatnya, dan aku yakin kau akan melihatnya. Berusahalah dan berhati-hatilah untuk bisa sampai ke sana. Berjanjilah padaku.</p>
<p>Aku tahu kau seorang yang idealis dan keras kepala. Kau selalu seperti itu. Di umurmu saat ini, wajar kalau kau bersikap seperti itu. Namun, kau akan melangkah menuju dunia yang berbeda, memasuki pintu dengan tulisan ‘kedewasaan’ di depannya. Siapkah kau membuka dan melangkah ke dalamnya? Dunia itu adalah dunia yang berbeda, kawan. Siapkah kau untuk berubah? Maka inilah aku menulis surat untukmu. Agar kau tahu, ada seseorang yang menaruh harapan besar padamu untuk bisa hidup di dunia yang berbeda itu. Aku selalu berharap kita dapat bertemu bila saat itu tiba.</p>
<p>Aku tahu impian terbesarmu saat ini. Kau ingin merubah dunia, ingin menciptakan dunia yang lebih baik. Namun kau juga tahu, satu-satunya hal yang bisa kau lakukan adalah menulis. ‘Aku ingin mengubah dunia dengan kata-kata’. Ingatkah kau berkata seperti itu? aku selalu ingin, dan akan terus berharap agar kau memegang teguh kata-kata itu. Ciptakanlah dunia yang lebih baik itu. Demi aku dan orang-orang di sekitarmu, dan bila mungkin, seluruh umat manusia. Jadilah orang yang lebih baik dari dirimu saat ini, ada banyak hal yang bisa kau lakukan. Contohnya, lebihlah terbuka pada orang di sekitarmu, pada dunia sekelilingmu, pada perubahan-perubahan yang mungkin terjadi dan menderamu (aku tahu betapa bencinya kau pada perubahan). Mulailah dari hal-hal yang kecil, dan tulislah. Tulislah apapun yang ada di kepalamu, jangan biarkan rasa takutmu pada respon orang lain merusak kreasimu. Jadilah lebih percaya diri. Berusahalah lebih keras dari apa yag kau rencanakan 30 tahun ke depan, setidaknya, berusahalah untuk dapat bertemu denganku.</p>
<p>Aku selalu perduli padamu, aku sayang padamu, dan sangat ingin bertemu denganmu. Kau mungkin bertanya ‘kenapa tidak langsung saja kau menemuiku dengan mesin waktu’. Kau sebenarnya sudah tahu jawabannya, bukan? Seseorang tidak boleh bertemu dengan dirinya di waktu yang berbeda karena akan merusak kestabilan aliran waktu. bahkan, sebenarnya dengan menulis surat kepadamu, sesuatu yang tak kuinginkan mungkin akan terjadi. Kita mungkin tidak akan bertemu. Namun tak apa, aku hanya ingin kau bahagia dengan dirimu, dengan mimpi-mimpi yang ingin kau capai dan yang telah kau capai. Bila perlu, berusahalah lebih keras agar lebih baik dari diriku saat itu.</p>
<p>Aku tahu aku tidak dapat berjanji untuk menunggumu di sini, karena kau mungkin dapat, dan aku harap kau akan melakukan lebih daripada apa yang aku capai. Dan apabila saat itu tiba, aku punya kabar baik dan kabar yang lebih baik untukmu. Kabar baiknya, kau tak akan bertemu denganku. Kau akan tetap menemukan masa depan yang aku ceritakan, tanpa diriku. Tapi jangan pernah khawatir untukku. Dan kabar yang lebih baik lagi adalah, kau akan menemukan seseorang yang lebih baik daripada diriku, seseorang yang akan membuatmu lebih bahagia dan bangga saat kau bertemu dengannya daripada diriku; Dirimu di masa depan 30 tahun kemudian yang lebih baik.</p>
<p>Maka dari itu, berusahalah, berjuanglah, teruslah menjadi yang lebih baik, lebih dari diriku. Dan kau tak perlu ragu ataupun khawatir tentang apa yang akan terjadi dengan diriku saat waktunya tiba nanti. Aku selalu berharap kita kan bertemu kemudian hari 30 tahun lagi, namun aku akan lebih bahagia bila kau menjadi orang yang lebih baik dariku. Temuilah dia jika kau bisa. Jadilah dia bila kau mampu. Semuanya ada di tanganmu. Ku harap, kau dapat memahami maksudku, kawan. Sampai jumpa, atau mungkin tidak…</p>
<p>Dirimu 30 tahun kemudian</p>
<p><em>Diambil dari note Facebook teman saya, Mamor Adi Pradhana</em></p>
<h4>Artikel yang dicari:</h4><ul><li><a href="http://www.drajad.com/30-tahun-yang-lalu.html" title="jagan kau banggakan dirimu">jagan kau banggakan dirimu</a></li><li><a href="http://www.drajad.com/30-tahun-yang-lalu.html" title="kau bertanya tentang aku aku adalah aku yang tahu apa yang harus">kau bertanya tentang aku aku adalah aku yang tahu apa yang harus</a></li><li><a href="http://www.drajad.com/30-tahun-yang-lalu.html" title="lirik aku dan kamu impian terbesarku">lirik aku dan kamu impian terbesarku</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 Plugin -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.drajad.com/30-tahun-yang-lalu.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lirik Lagu Ayu Ting Ting Alamat Palsu Download MP3 Video</title>
		<link>http://www.drajad.com/lirik-lagu-ayu-ting-ting-alamat-palsu-download-mp3-video.html</link>
		<comments>http://www.drajad.com/lirik-lagu-ayu-ting-ting-alamat-palsu-download-mp3-video.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Oct 2011 00:21:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Drajad</dc:creator>
				<category><![CDATA[Campur Aduk]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.drajad.com/?p=70</guid>
		<description><![CDATA[Kayaknya Ayu Ting Ting sekarang terkenal ya, banyak orang yang cari lirik lagu ayu ting ting alamat palsu beserta mp3 alamat palsu oleh ayu ting ting. Ok, di sini saya hanya ingin mencoba meramaikan internet dengan lirik lagunya tanpa memberikan mp3 dan videonya. Mengapa? Apakah saya termasuk orang yang anti dengan pembajakan? Enggak kok, cuman [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kayaknya Ayu Ting Ting sekarang terkenal ya, banyak orang yang cari <strong><a title="Lirik Lagu Ayu Ting Ting Alamat Palsu Download MP3 Video" href="http://www.drajad.com/lirik-lagu-ayu-ting-ting-alamat-palsu-download-mp3-video.html">lirik lagu ayu ting ting alamat palsu</a></strong> beserta mp3 alamat palsu oleh ayu ting ting. Ok, di sini saya hanya ingin mencoba meramaikan internet dengan lirik lagunya tanpa memberikan mp3 dan videonya. Mengapa? Apakah saya termasuk orang yang anti dengan pembajakan? Enggak kok, cuman saya malas aja lha kan sudah banyak website yang menyediakan <a title="Lirik Lagu Alamat Palsu- Ayu Ting Ting" href="http://liriklagudatabase.blogspot.com/2011/10/alamat-palsu-ayu-ting-ting.html"><strong>lirik lagu alamat palsu ayu ting ting</strong> </a>beserta file mp3 dan video klipnya. Tapi gak tau lah kok saya tetep aja ngeyel posting tentang lirik lagunya. Ok inilah lirik lagu mbak ayu sing ayune tenanan (cantiknya beneran). Btw, ayu ting ting apanya perjaka ting ting yah? hehehe gak nyambung ya. Ok langsung saja saya kasih lirik lagu alamat palsu by ayu ting ting<br />
<span id="more-70"></span></p>
<p>Kemana kemana kemana ku harus mencari kemana<br />
Kekasih tercinta tak tahu rimbanya<br />
Lama tak datang ke rumah<br />
Dimana dimana dimana tinggalnya sekarang dimana</p>
<p>Ke sana kemari membawa alamat<br />
Namun yang ku temui bukan dirinya<br />
Sayang yang ku terima alamat palsu</p>
<p>Ku tanya sama teman-teman semua<br />
Tetapi mereka bilang tidak tahu<br />
Sayang mungkin diriku tlah tertipu<br />
Membuat aku frustrasi dibuatnya</p>
<p>Dimana dimana dimana tinggalnya sekarang dimana</p>
<p>Ke sana kemari membawa alamat<br />
Namun yang ku temui bukan dirinya<br />
Sayang yang ku terima alamat palsu</p>
<p>Ku tanya sama teman-teman semua<br />
Tetapi mereka bilang tidak tahu<br />
Sayang mungkin diriku tlah tertipu<br />
Membuat aku frustrasi dibuatnya</p>
<p>Kemana kemana kemana ku harus mencari kemana<br />
Kekasih tercinta tak tahu rimbanya<br />
Lama tak datang ke rumah<br />
Dimana dimana dimana tinggalnya sekarang dimana</p>
<p>Sudah puas kan sekarang? kan sudah tahu <em>lirik lagu ayu ting ting alamat palsu</em>. Maap loh ya kalo gak tak kasih mp3 alamat palsu ayu ting ting. Hehehe. Mp3 aja tidak, apalagi videonya :p</p>
<h4>Artikel yang dicari:</h4><ul><li><a href="http://www.drajad.com/lirik-lagu-ayu-ting-ting-alamat-palsu-download-mp3-video.html" title="ayu tung ting">ayu tung ting</a></li><li><a href="http://www.drajad.com/lirik-lagu-ayu-ting-ting-alamat-palsu-download-mp3-video.html" title="ayu download dotcom blogspot">ayu download dotcom blogspot</a></li><li><a href="http://www.drajad.com/lirik-lagu-ayu-ting-ting-alamat-palsu-download-mp3-video.html" title="ayu tung-ting alamat palsu download">ayu tung-ting alamat palsu download</a></li><li><a href="http://www.drajad.com/lirik-lagu-ayu-ting-ting-alamat-palsu-download-mp3-video.html" title="download lagu ayu ting ting alamat palsu versi jawa">download lagu ayu ting ting alamat palsu versi jawa</a></li><li><a href="http://www.drajad.com/lirik-lagu-ayu-ting-ting-alamat-palsu-download-mp3-video.html" title="lirik lagu alamat palsu versi jawa">lirik lagu alamat palsu versi jawa</a></li><li><a href="http://www.drajad.com/lirik-lagu-ayu-ting-ting-alamat-palsu-download-mp3-video.html" title="lirik lagu ayu ting ting alamat palsu versi basa jawa">lirik lagu ayu ting ting alamat palsu versi basa jawa</a></li><li><a href="http://www.drajad.com/lirik-lagu-ayu-ting-ting-alamat-palsu-download-mp3-video.html" title="lirik lagu ayu ting-ting versi jawa">lirik lagu ayu ting-ting versi jawa</a></li><li><a href="http://www.drajad.com/lirik-lagu-ayu-ting-ting-alamat-palsu-download-mp3-video.html" title="video ayu ting ting">video ayu ting ting</a></li><li><a href="http://www.drajad.com/lirik-lagu-ayu-ting-ting-alamat-palsu-download-mp3-video.html" title="video download ayu ting ting">video download ayu ting ting</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 Plugin -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.drajad.com/lirik-lagu-ayu-ting-ting-alamat-palsu-download-mp3-video.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Realita Itu Menghidupkan Kita</title>
		<link>http://www.drajad.com/realita-itu-menghidupkan-kita.html</link>
		<comments>http://www.drajad.com/realita-itu-menghidupkan-kita.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Oct 2011 04:02:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Drajad</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Curhat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.drajad.com/?p=63</guid>
		<description><![CDATA[Sepertinya sudah lama aku gak menyambanig blog ini. Blog pribadiku dimana aku bisa menulis seenak udelku. Hari ini aku mau curhat dikit kawan, tentang diriku yang belum saja lulus dari the learning university. Sebagian besar teman - temanku kuliah sudah lulus September lalu. Jika melihat hal itu aku seakan miris dan iba terhadap diriku sendiri. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sepertinya sudah lama aku gak menyambanig blog ini. Blog pribadiku dimana aku bisa menulis seenak udelku. Hari ini aku mau curhat dikit kawan, tentang diriku yang belum saja lulus dari <a title="Universitas Negeri Malang" href="http://www.drajad.com/universitas-negeri-malang.html">the learning university</a>. Sebagian besar teman - temanku kuliah sudah lulus September lalu. Jika melihat hal itu aku seakan miris dan iba terhadap diriku sendiri. Mengapa mereka bisa dan aku gak bisa. Oke lah aku bisa menerima karena waktt itu dihadapkan dengan tiga masalah yang menurutku cukup besar; masalah keluarga, masalah kuliah, dan masalah cewek. Tiga hal itu waktu itu membuatku seakan strees dan seakan pengen nangis kalaupun aku bisa.</p>
<p>Saat itu aku menerjang zona amanku, mencoba melakukan yang baru demi mendapatkan ketenangan batin. Saat itu, keinginanku seakan di amini oleh alam. Ada temanku yang mengajakku mendaki. Aku ingat betul saat itu aku diajak ke Gunung Ijen. Akhirnya tanpa pikir panjang aku bobol tabunganku demi bisa ikut ke gunung itu. Sejak saat itu aku sedikit lupa dengan masalahku dan aku mulai lebih suka dengan alam. Bromo, Semeru, Ijen, Argopura sudah kuajak kenalan dengan diriku yang pemalu.</p>
<p>Baru baru ini aku sadar, mungkin masalah masalah itu lah yang menguatkanku, memberikan sebuah tantangan untuk membuat kita lebih hidup. Tidak seperti robot yang selalu stabil tidak ada masalah apapun. Mungkin pada waktu itu aku merasa menjadi orang yang paling berat diberi cobaan oleh Tuhan namun aku sadar hal itu untukku juga. Tuhan merasa ilmu hidupku belum cukup dan cara mengajarkannya ilmu hidup yaitu dengan cobaan dan realita.</p>
<h4>Artikel yang dicari:</h4><ul><li><a href="http://www.drajad.com/realita-itu-menghidupkan-kita.html" title="www gunung drajad co id">www gunung drajad co id</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 Plugin -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.drajad.com/realita-itu-menghidupkan-kita.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Songa Wisata Rafting Jawa Timur</title>
		<link>http://www.drajad.com/songa-wisata-rafting-jawa-timur.html</link>
		<comments>http://www.drajad.com/songa-wisata-rafting-jawa-timur.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Apr 2011 09:01:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Drajad</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[kasembon rafting]]></category>
		<category><![CDATA[pacet rafting]]></category>
		<category><![CDATA[songa probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[wisata alam]]></category>
		<category><![CDATA[wisata probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[wisata rafting]]></category>
		<category><![CDATA[wisata rafting jawa timur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.drajad.com/?p=52</guid>
		<description><![CDATA[Siapa yang pernah ke Songa Probolinggo angkat tangan? Hahaha. Ada yang belum pernah ke sana ya? Songa itu adalah salah satu wisata rafting di Jawa Timur. Sebenarnya masih banyak wisata rafting Jawa Timur yang lain, misalnya saja Kasembon Malang bahkan katanya ada wisata rafting baru di Jawa Timur tepatnya di Pacet Mojokerto tapi saya kurang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Siapa yang pernah ke <strong>Songa Probolinggo</strong> angkat tangan? Hahaha. Ada yang belum pernah ke sana ya? Songa itu adalah salah satu <strong>wisata rafting di Jawa Timur</strong>. Sebenarnya masih banyak <em>wisata rafting Jawa Timur</em> yang lain, misalnya saja <strong>Kasembon Malan</strong>g bahkan katanya ada <strong>wisata rafting baru di Jawa Timur</strong> tepatnya di <strong>Pacet Mojokerto</strong> tapi saya kurang tau sih, belum pernah ke sana. Ok kembali ke Songa. Songa terbagi menjadi tiga titik tempat yaitu Songa atas, Songa tengah dan Songa bawah.<br />
<span id="more-52"></span><br />
<strong>Songa atas</strong> menawarkan lokasi arum jeram yang indah, dingin, dan alami. Di sepanjang jalur ini, Anda akan menemui sumber-sumber air yang masuk badan sungai Pekalen. Salah satunya membentuk air terjun yang sangat indah membentang sepanjang 20 meter. Belum lagi ribuan kelelawar yang menghuni di tebing yang tinggi nan terjal masih sangat alami.</p>
<p><strong>Songa tengah</strong> menawarkan sesuatu yang fantastic, jalur ini adalah jalur terpendek namun jalur yang paling seru. Jalur ini bahkan kadang-kadang di tutup karena debit air yang dinilai berbahaya. Yang paling menarik dari jalur ini adalah para tamu diharuskan melompat dari ketinggian tiga sampai enam meter. Menantang bukan?</p>
<p><strong>Songa bawah</strong> dianggap sebagai lokasi yang paling pas untuk para pemula. Tingkat kesulitannya tergolong normal hampir seperti Songa atas. keindahan alam jalur ini tentu saja tidak kalah dari pemandangan dari jalur yang lainnya.</p>
<p>Fasilitasnya pun menurut saya sudah cukup luar biasa, datang sudah diberi minuman teh botol, kemudian waktu perjalan menuju lokasi rafting diberi minuman botol mineral setelah sampai kita pun sudah bisa makan di tempat yang disediakan. Kalo harga standart lah, kurang lebih Rp 200.000</p>
<p>Ini nih aku kasih fotoku saat rafting :p</p>
<p><a href="http://www.drajad.com/wp-content/uploads/2011/04/songa_rafting.jpg"><img class="size-medium wp-image-54 alignleft" title="songa rafting" src="http://www.drajad.com/wp-content/uploads/2011/04/songa_rafting-300x199.jpg" alt="" width="300" height="199" /></a> Itu fotoku</p>
<p><strong>Cahya Indra</strong> aka Pondra, anak kosan paling muda dan selalu dijahili</p>
<p><strong>Nadhira Novembrina</strong>, arek paling muleg paling megelne pokoke paling paling paling..... <img src='http://www.drajad.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><strong>Virtu Nicka Ardianti</strong>, iki arek gak jelas, kadang cewek kadang cowok</p>
<p><del>Tak tulis jeneng lengkap wis, ora urus :p</del></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="http://www.drajad.com/wp-content/uploads/2011/04/songa_adventure.jpg"><img class="size-medium wp-image-55 alignleft" title="songa adventure" src="http://www.drajad.com/wp-content/uploads/2011/04/songa_adventure-300x199.jpg" alt="" width="300" height="199" /></a>Ini foto rombonganku yang lain:</p>
<p><strong>Bangun Awan Nugroho</strong>, orang paling laku nih, ceweknya banyak</p>
<p><strong>Irradian Adityatama</strong>, orang paling iseng sedunia</p>
<p><strong>Naning</strong> (gak tau nama lengkapnya), temen deketnya Elis sekaligus supir kita :p</p>
<p><strong>Ellis Dwi Rachmawati</strong>, ini ibu ibu cerewet bertaring</p>
<p>Ayo ayo yang mau rafting, silahkan datang ke <em>Songa Probolinggo</em>, salah satu <strong>wisata rafting di Jawa Timur</strong>.</p>
<h4>Artikel yang dicari:</h4><ul><li><a href="http://www.drajad.com/songa-wisata-rafting-jawa-timur.html" title="wisata rafting jawa timur">wisata rafting jawa timur</a></li><li><a href="http://www.drajad.com/songa-wisata-rafting-jawa-timur.html" title="songa">songa</a></li><li><a href="http://www.drajad.com/songa-wisata-rafting-jawa-timur.html" title="rafting jawa timur">rafting jawa timur</a></li><li><a href="http://www.drajad.com/songa-wisata-rafting-jawa-timur.html" title="songa jawa timur">songa jawa timur</a></li><li><a href="http://www.drajad.com/songa-wisata-rafting-jawa-timur.html" title="alamat rafting songa">alamat rafting songa</a></li><li><a href="http://www.drajad.com/songa-wisata-rafting-jawa-timur.html" title="wisata rafting songa">wisata rafting songa</a></li><li><a href="http://www.drajad.com/songa-wisata-rafting-jawa-timur.html" title="Rafting probolinggo">Rafting probolinggo</a></li><li><a href="http://www.drajad.com/songa-wisata-rafting-jawa-timur.html" title="songa adventure">songa adventure</a></li><li><a href="http://www.drajad.com/songa-wisata-rafting-jawa-timur.html" title="wisata rafting jatim">wisata rafting jatim</a></li><li><a href="http://www.drajad.com/songa-wisata-rafting-jawa-timur.html" title="wisata rafting di jawa timur">wisata rafting di jawa timur</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 Plugin -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.drajad.com/songa-wisata-rafting-jawa-timur.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Keep Moving On</title>
		<link>http://www.drajad.com/keep-moving-on.html</link>
		<comments>http://www.drajad.com/keep-moving-on.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Apr 2011 13:43:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Drajad</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.drajad.com/?p=48</guid>
		<description><![CDATA[Sometimes we have just to let go of someone who matters to us not because we want to but because we have to, and its the right things to do... let us remember that we can't force anyone to love us...we can't beg someone to stay when she wants to leave and be with someone [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sometimes we have just to let go of someone who matters to us not because we want to but because we have to, and its the right things to do... let us remember that we can't force anyone to love us...we can't beg someone to stay when she wants to leave and be with someone else...this is what live is all about... however the end of love is not the end of life.. it should be the beginning of understanding that love lives for a reason and leaves with a lesson</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.drajad.com/keep-moving-on.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Seminar Nasional Pendidikan Universitas Negeri Malang</title>
		<link>http://www.drajad.com/seminar-nasional-pendidikan-universitas-negeri-malang.html</link>
		<comments>http://www.drajad.com/seminar-nasional-pendidikan-universitas-negeri-malang.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Mar 2011 07:01:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Drajad</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[seminar nasional pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[seminar pendidikan UM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.drajad.com/?p=44</guid>
		<description><![CDATA[Halo halo, lama tak jumpa dengan saya. Kalo ini saya mau promosi nih. Promosi tentang Seminar Nasional Pendidikan yang diadakan di Universitas Negeri Malang. Kali ini adalah kesempatan jurusan administrasi pendidikan UM yang mengadakan seminar pendidikan. Sasaran tembak dari Seminar Nasional Pendidikan sebenarnya adalah Kepala Dinas Pendidikan, Pengawasan Satuan Pendidikan, Para Penyelenggara Satuan Pendidikan, Para [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Halo halo, lama tak jumpa dengan saya. Kalo ini saya mau promosi nih. Promosi tentang <strong>Seminar Nasional Pendidikan</strong> yang diadakan di <strong>Universitas Negeri Malang</strong>. Kali ini adalah kesempatan <em>jurusan administrasi pendidikan UM</em> yang mengadakan seminar pendidikan. Sasaran tembak dari Seminar Nasional Pendidikan sebenarnya adalah Kepala Dinas Pendidikan, Pengawasan Satuan Pendidikan, Para Penyelenggara Satuan Pendidikan, Para Dosen,Guru, dan Mahasiswa/i, dan Para Pemerhati dan Praktisi Pendidikan.<br />
<span id="more-44"></span><br />
<strong>Latar belakang dari seminar pendidikan</strong> ini adalah:<br />
Manajemen akselerasi diharapkan dalam sekolah yang berstandar Internasional baik kurikulum maupun penunjang proses pendidikan yang lainnya dengan harapan kualitas pendidikan setara dengan pendidikan di negara-negara maju.Namun di sisi lain Indonesia adalah yang memiliki keberagaman budaya yang mempengaruhi pola kehidupa dan karakter bangsa, karakter bangsa tersebut hanya diperkuat melalui proses pendidikan yang diselenggarakan.Karakter bangsa merupakan modal penting dalam memasuki tantangan dunia Internasional agar bangsa Indonesia tidak kehilangan jati dirinya.</p>
<p>Pemateri:<br />
1. Prof. Dr. Mansyur Ramli   (Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan KEMENDIKNAS)<br />
2. Dr. Cecep Darmawan, M. Sc. M. Si. (Direktur Bidang Kemahasiswaan UPI)<br />
3. Drs. Sulton M.P.d (Kepala SMA Negeri 1 Malang Sekolah Berstandar Internasional)</p>
<p>PELAKSANAAN<br />
Hari dan Tanggal : Minggu, 17 April 2011<br />
Waktu : 07.00 - Selesai.<br />
Tempat : Sasana Budaya<br />
Universitas Negeri Malang<br />
Jl. Semarang No. 5 Malang</p>
<p>FASILITAS<br />
Fasilitas yang disediakan:<br />
- Sertifikat Seminar Nasional<br />
- Snack dan makan siang<br />
- Starter kit Seminar Nasional (Map, ATK, &amp; Makalah)<br />
- Ruangan yang nyaman<br />
BIAYA PENDAFTARAN<br />
Mahasiswa UM : Rp 35.000<br />
Mahasiswa Luar UM : Rp 50.000<br />
Umum Mahasiswa S2 &amp; S3 : Rp 80.000<br />
Pembayaran dapat dilakukan melalui:</p>
<p>Mandiri : 1440010106547 (Galih Gumelar)<br />
BNI : 0198201927 (Arvynda Permatasari)<br />
atau dapat dilakukan secara langsung kepada panitia.<br />
NB: Sebelum transfer harap konfirmasi dahulu ke contact person.<br />
TEMPAT DAN WAKTU PENDAFTARAN<br />
Gedung Kuliah Bersama (GKB) FIP D2<br />
HMJ Administrasi Pendidikan UM<br />
Jalan Semarang No. 5 Malang<br />
Tanggal Pendaftaran : 14 Maret-14 April 2011<br />
Waktu : 08.00-15.00<br />
Contact Person : 085730240694<br />
085649110513<br />
087758903286</p>
<p>Demikian info dari saya ini, semoga saja seminarnya sukses.</p>
<h4>Artikel yang dicari:</h4><ul><li><a href="http://www.drajad.com/seminar-nasional-pendidikan-universitas-negeri-malang.html" title="latar belakang seminar pendidikan">latar belakang seminar pendidikan</a></li><li><a href="http://www.drajad.com/seminar-nasional-pendidikan-universitas-negeri-malang.html" title="tri mardhani sulistyo">tri mardhani sulistyo</a></li><li><a href="http://www.drajad.com/seminar-nasional-pendidikan-universitas-negeri-malang.html" title="seminar nasional di malang">seminar nasional di malang</a></li><li><a href="http://www.drajad.com/seminar-nasional-pendidikan-universitas-negeri-malang.html" title="pendidikan di UNIVERSITAS NEGERI MALANG">pendidikan di UNIVERSITAS NEGERI MALANG</a></li><li><a href="http://www.drajad.com/seminar-nasional-pendidikan-universitas-negeri-malang.html" title="latar belakang dilaksanakan seminar pendidikan">latar belakang dilaksanakan seminar pendidikan</a></li><li><a href="http://www.drajad.com/seminar-nasional-pendidikan-universitas-negeri-malang.html" title="seminar pendidikan universitas negeri malang 2012">seminar pendidikan universitas negeri malang 2012</a></li><li><a href="http://www.drajad.com/seminar-nasional-pendidikan-universitas-negeri-malang.html" title="seminar pendidikan di malang tahun 2012">seminar pendidikan di malang tahun 2012</a></li><li><a href="http://www.drajad.com/seminar-nasional-pendidikan-universitas-negeri-malang.html" title="seminar pendidikan di malang">seminar pendidikan di malang</a></li><li><a href="http://www.drajad.com/seminar-nasional-pendidikan-universitas-negeri-malang.html" title="Seminar nasional yg diadakan di universitas negeri semarang tentang pendidikan karakter">Seminar nasional yg diadakan di universitas negeri semarang tentang pendidikan karakter</a></li><li><a href="http://www.drajad.com/seminar-nasional-pendidikan-universitas-negeri-malang.html" title="seminar nasional universitas negeri malang 2012">seminar nasional universitas negeri malang 2012</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 Plugin -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.drajad.com/seminar-nasional-pendidikan-universitas-negeri-malang.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dikala Hati Sedang Tak Tentu</title>
		<link>http://www.drajad.com/dikala-hati-sedang-tak-tentu.html</link>
		<comments>http://www.drajad.com/dikala-hati-sedang-tak-tentu.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Mar 2011 23:44:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Drajad</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[Curhat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.drajad.com/?p=41</guid>
		<description><![CDATA[Jujur, ada yang masuk ke dalam hatiku ketika dinding hatiku retak karenamu Tak disangka dia mampu menenangkan hatiku, menyenangkan hatiku. Bagaimana dengan dirimu? Akankah kau bertahan di hatiku atau membiarkan dirinya menggantikanmu? Hanya polah tingkahmu yang dapat yakinkan diriku. Tak ada waktu lagi. Coba yakinkanku]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jujur, ada yang masuk ke dalam hatiku ketika dinding hatiku retak karenamu<br />
Tak disangka dia mampu menenangkan hatiku,<br />
menyenangkan hatiku.<br />
Bagaimana dengan dirimu?<br />
Akankah kau bertahan di hatiku<br />
atau<br />
membiarkan dirinya menggantikanmu?<br />
Hanya polah tingkahmu<br />
yang dapat yakinkan diriku.<br />
Tak ada waktu lagi.<br />
Coba yakinkanku</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.drajad.com/dikala-hati-sedang-tak-tentu.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penerimaan CPNS Universitas Negeri Malang 2010</title>
		<link>http://www.drajad.com/penerimaan-cpns-universitas-negeri-malang-2010.html</link>
		<comments>http://www.drajad.com/penerimaan-cpns-universitas-negeri-malang-2010.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 Oct 2010 04:02:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Drajad</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.drajad.com/?p=37</guid>
		<description><![CDATA[Halo para netter semua, apabila kaliang ingin mendapatkan pekerjaan ada lowongan pekerjaan nih yaitu menjadi PNS di Universitas Negeri Malang. UM membuka penerimaan CPNS yang dimulai tgl 8 sampai 16 Oktober. Universitas terkenal di Malang ini kali ini membutuhkan 21 orang pegawai baru untuk menunjang terwujudnya UM sebagai Universitas Terbaik di Indonesia. Berikut adalah tenaga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Halo para netter semua, apabila kaliang ingin mendapatkan pekerjaan ada lowongan pekerjaan nih yaitu menjadi PNS di <a href="http://www.drajad.com/universitas-negeri-malang.html">Universitas Negeri Malang</a>. <strong>UM membuka penerimaan CPNS</strong> yang dimulai tgl 8 sampai 16 Oktober. Universitas terkenal di Malang ini kali ini membutuhkan 21 orang pegawai baru untuk menunjang terwujudnya <em><strong>UM sebagai Universitas Terbaik di Indonesia</strong></em>. Berikut adalah tenaga tenaga yang dibutuhkan:</p>
<p>1. III/b S2 0877004 Bimbingan Konseling Dosen <strong>1 </strong>FIP</p>
<p>2. III/b S2 0887007 Psikologi Dosen <strong>1 </strong>FIP</p>
<p>3. III/b S2 0867036 Linguistik Dosen <strong>1 </strong>FS</p>
<p>4. III/b S2 0877027 Pendidikan Bahasa Jerman *) Dosen <strong>1 </strong>FS</p>
<p>5. III/b S2 0877049 Pendidikan Matematika *) Dosen <strong>2 </strong>FMIPA</p>
<p>6. III/b S2 0827001 Akuntansi *) Dosen <strong>3 </strong>FE</p>
<p>7. III/b S2 0877065 Pendidikan Teknik Mesin *) Dosen <strong>1 </strong>FT</p>
<p>8. III/b S2 0707004 Kedokteran Olahraga Dosen <strong>1 </strong>FIK</p>
<p>9. III/b S1 (Profesi) 0687004 Dokter Umum Dosen <strong>1 </strong>FIK</p>
<p>10. III/b S2 0837050 /0837009 Sosiologi / Antroplogi Dosen <strong>1 </strong>FIS</p>
<p>11. III/a S1 0545018 Teknik Informatika dan Komputer Teknisi <strong>1 </strong>UPT Perpust</p>
<p>12. III/a S1/AIV 0606002 Bimbingan dan Konseling Teknisi <strong>1 </strong>FIP</p>
<p>13. III/a S1/AIV 0656002 Pendidikan Tata Boga Teknisi <strong>1 </strong>FT</p>
<p>14. III/a S1 0365001 Akuntansi Teknisi <strong>1 </strong>FIK</p>
<p>15. II/c DIII 0233013 Teknik &amp; Manajemen Informatika Teknisi <strong>1 </strong>BAUK</p>
<p>16. II/c DIII 0233016 Teknik Pemrograman Teknisi <strong>1 </strong>PTIK</p>
<p>17. II/c DIII 0233019 Teknik dan Sistem Informatika Teknisi <strong>1 </strong>FIS</p>
<p>18. II/c DIII 0073004 Akuntansi Teknisi <strong>1 </strong>BAAKPSI</p>
<p>Untuk info <a href="http://www.drajad.com/universitas-negeri-malang.html">Penerimaan CPNS Universitas Negeri Malang</a> 2010 lebih lanjut bisa didownload <a href="http://www.um.ac.id/data/download/file96F0AE308C976976C706024BC30C1039.pdf" target="_blank">disini</a></p>
<p>Ayo ayo siapa yang bersedia mengabdikan dirinya untuk Universitas Negeri Malang</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.drajad.com/penerimaan-cpns-universitas-negeri-malang-2010.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lama Tak Online, Akhirnya Kangen Juga</title>
		<link>http://www.drajad.com/lama-tak-online-akhirnya-kangen-juga.html</link>
		<comments>http://www.drajad.com/lama-tak-online-akhirnya-kangen-juga.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Nov 2009 07:18:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Drajad</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[asal asalan]]></category>
		<category><![CDATA[ngawur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.drajad.com/?p=34</guid>
		<description><![CDATA[Hufh, sudah lama aku tak online. Terlalu sibuk dengan urusan CCU yang menurut teman-teman adalah mata kuliah yang paling "juara". Aku juga terlalu sibuk dengan kesibukan baruku yaitu maen dota . Hehehe. AYo rek, spo gelem maen dota mbek aku . nb:maap kalo postingan in gak mutu dan terlalu singkat]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hufh, sudah lama aku tak online. Terlalu sibuk dengan urusan CCU yang menurut teman-teman adalah mata kuliah yang paling "juara". Aku juga terlalu sibuk dengan kesibukan baruku yaitu maen dota <img src='http://www.drajad.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Hehehe. AYo rek, spo gelem maen dota mbek aku <img src='http://www.drajad.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> .</p>
<p>nb:maap kalo postingan in gak mutu dan terlalu singkat</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.drajad.com/lama-tak-online-akhirnya-kangen-juga.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Who&#8217;s Bad?</title>
		<link>http://www.drajad.com/whos-bad.html</link>
		<comments>http://www.drajad.com/whos-bad.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 Aug 2009 13:09:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Drajad</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Adna Story]]></category>
		<category><![CDATA[Sastra UM]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Negeri Malang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.drajad.com/?p=31</guid>
		<description><![CDATA[Who's Bad? “What?” Olvia bergidik, “Serius—“ “Psssttt!” setengah teriakannya kuhentikan cepat. “Jangan keras-keras napa, Vi! Ntar Caesar denger…” Olvia mengangguk girang, dia berbisik lagi, “Thanks ya, Na!” “Nevermind,” jawabku. Berikutnya dia langsung keluar kelas dan menggandeng tangan pacar kesayangannya itu. Caesar Dieardhana. “Woi pulang sana…,” seseorang menepuk bahuku dari belakang. Aku menoleh ke kiri, tapi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Who's Bad?</strong><br />
“What?” Olvia bergidik, “Serius—“<br />
“Psssttt!” setengah teriakannya kuhentikan cepat. “Jangan keras-keras napa, Vi! Ntar Caesar denger…”<br />
Olvia mengangguk girang, dia berbisik lagi, “Thanks ya, Na!”<br />
“Nevermind,” jawabku.<br />
Berikutnya dia langsung keluar kelas dan menggandeng tangan pacar kesayangannya itu. Caesar Dieardhana.<br />
“Woi pulang sana…,” seseorang menepuk bahuku dari belakang.<br />
Aku menoleh ke kiri, tapi ternyata dia ada di sebelah kananku. Eh, jahil!<br />
“Iyaaa, ni juga mau pulang.”<br />
“Mau barengan?”<br />
Aku terdiam sejenak. Hehehe, seorang berandal sekolah mengajakku pulang bersama. I don’t think that’s a good idea. Tidak, terima kasih.<br />
“Boleh deh,” kataku riang.<br />
KUINAAAAAA!!! Oh Gosh!! What’s really on your mind???!! Otakku terbelah…<br />
“Udah seharusnya kali kamu punya cowok…,” kata Nino sembari kami berjalan melewati koridor sekolah menuju tempat parkir.<br />
“Seharusnya?” kubuat kata itu jadi nada pertanyaan.<br />
Nino tak menjawab. Salah besar memang kalo aku bakal bisa memahami dia. Tiba-tiba nawarin nganter pulang, trus ngomongin soal cowok. Ato apa aku yang terlalu bego? Obviously not! I’m smart!<br />
“Kalo punya cowok jangan sampe kayak Caesar, he’s truly bad boy!” kata Nino pedas.<br />
Aku menghentikan langkahku. What does he mean? Kamu tu yang bad! Aku mendelik kesal padanya. Tapi dia tetap berjalan di depanku, mungkin pura-pura tak menyadari kalo aku berhenti, aku di belakangnya.<br />
“Jangan ngatain temen aku,” aku berjalan lagi mengejar langkahnya.<br />
“Tapi aku bener kok. Kalo misalnya kamu diajak selingkuh, jangan mau! Apa kamu gak kasihan sama Olvia? Dia kan sahabatmu sendiri,” Nino melanjutkan umpatannya.<br />
Enough!<br />
Saat di tikungan, aku langsung memutuskan untuk terus berjalan, sementara dia berbelok ke kiri.<br />
Tapi…<br />
“Aku nganter kamu pulang!” Nino menarik lenganku sebelum aku berhasil berjalan lurus ke depan. Dia menatapku kesal. Hei! Seharusnya aku yang kesal!<br />
Kami saling diam setelah itu. Atmosfir garing yang bener-bener bikin aku bete. Tapi aku berusaha menikmati sisi posotifnya. Setidaknya uang sakuku minggu ini sedikit hemat karena telah diantar pulang oleh Tuan Berandal Sekolah.<br />
***<br />
<span id="more-31"></span><br />
“Halo?” aku mengucek mataku, menguap lebar. Kurang ajar bener, siapa yang malem-malem gini telpon aku… Awas banget kalo gak penting!<br />
“Na? Kuina? Udah tidur?” kata suara di seberang.<br />
“Ngg? Caesar?” aku menempelkan hpku di telinga, mungkin posisinya agak salah, mataku tak mau terbuka.<br />
“Hu-uh.”<br />
“Ada apa?” aku berusaha menegakkan tubuhku, menguap lebar sekali lagi.<br />
“Aku… aku marahan sama Olvia.”<br />
Mataku mendadak terbuka tanpa aba-aba, aku memeriksa hpku, ternyata memang posisinya salah. Pantesan suaranya terdengar pelan.<br />
“Siapa marahan?” kuharap aku salah dengar.<br />
“Aku sama Olvia. Dia tadi kan ngasih kado, aku tau kok kamu yang nyaranin kado itu. Aku suka, tapi…”<br />
“Tapi?”<br />
“Aku muak. Dia masih belum bisa memahami aku. Dia tuh masih bergantung sama kamu buat tau tentang aku. Pacar aku tuh dia apa kamu?”<br />
“Sar… trus gimana ceritanya kalian bisa marahan?”<br />
“Kata-kataku barusan juga aku ucapin ke Olvia…”<br />
Gebleeeekkkk! Aku memijat pelipisku pelan.<br />
“Masalah kamu sama dia dari dulu itu-itu aja, ya? Tau gak, aku tu juga muak. Malah aku ngerasa aku yang macarin kalian berdua. Olvia mau ngasih surprise, dia tanya aku. Kamu marahan, lari ke aku. Dasar gak mandiri!” sekarang aku yang marah. Tapi emang bener sih, selama ini mereka selalu gitu.<br />
“Maaf, Na…”<br />
“Maaf, Na…,” kutirukan kata-katanya. “Capek banget tau dibangunin jam 2 pagi buat dengerin kamu curhat. Ato ngabisin jam istirahat nemenin Olvia ngerencanain segala macem surprisenya buat kamu. I have my own life, Sar…”<br />
“Aku ngeliat kamu jalan sama Nino,” dia mengalihkan pembicaraan.<br />
“So?”<br />
“Na, kamu tau kan dia gak baik! He’s bad.”<br />
Bagus! Mereka berdua saling menjelek-jelekkan sekarang.<br />
“Mungkin Nino bener kali, ya? Aku harus punya pacar biar bisa bebas dari kalian.”<br />
“Jangan bilang kamu mau pacaran sama dia?” tanya Nino dalam.<br />
“Kenapa emangnya?”<br />
“Daripada kamu pacaran sama dia, mending kamu pacaran sama aku!!”<br />
Hheeeee??? Aku terhenyak. Mendadak ingat kata-kata Nino tadi siang.<br />
“Hahaha… udah jam 2, jangan bercanda…,” aku tertawa, tapi terdengar sangat memaksa.<br />
“Aku serius. Aku… mau mutusin Olvia. Dari dulu aku kan uda bilang aku gak cocok sama dia. Tapi kamu maksa. Kenapa kamu gak sadar-sadar juga kalo aku ngelakuin ini semua tu buat kamu, Na?”<br />
Aku menggaruk hidungku yang tidak gatal, “Jangan pernah putusin Olvia demi aku. Oke?”<br />
“Kalo gitu…”<br />
“Kalo gitu?”<br />
“Kalo gitu kita backstreet.”<br />
Klik. Aku menutup telpon. Kata-kata terlarang yang diucapkan seorang sahabat. Kamu berdosa, Caesar…<br />
***<br />
Do you believe in yourself? Of course, or just a little, ok perhaps… Oh gak mungkin. Aku hampir gak pernah percaya sama apa yang uda aku lakuin selama ini. Persahabatan yang ada di depan mataku gak berjalan mulus. Setidaknya itu semua emang karena aku.<br />
Aku masih inget dulu Caesar selalu menggandeng tangan kecilku ketika kami melewati pintu masuk taman bermain sewaktu TK. Dia baik sekali padaku, menjaga dan melindungiku. Dia yang terbaik mengenaliku, dan aku juga begitu padanya.<br />
Orang tua kami akrab, tapi itu gak lebih dari betapa dekatnya antara aku dan Caesar. Sayangnya, gak semua dongeng bisa berlanjut manis di kehidupan nyata. Lebih tepatnya, gak ada satu pun dongeng yang bisa begitu. Aku dan Caesar gak bakal bisa bersama selamanya. Kata yang lain, dia menemukan Putri yang baru untuknya, Olvia.<br />
Percayalah hatiku… I’m burned of jealousness. Aku mengumpulkan semua mimpiku bersama dengan dongeng-dongeng impor seperti Cinderella dan meremasnya keras, menjadikannya gumpalan, kemudian menyimpannya dalam kotak yang sama sekali gak ajaib, menguncinya rapat lalu membenamkannya ke dasar laut. Baiklah, dasar hatiku.<br />
Persahabatan harus terus berlanjut, kan? Saling mengenal belum cukup bagi Caesar untuk mengungkapkan seperti apa yang selama ini selalu kurasakan. Atau bahkan dia emang gak pernah merasakannya, itulah yang disebut cinta bertepuk sebelah tangan yang tumbuh dalam persahabatan.<br />
Tetapi tiba-tiba saja, tadi malam semua mimpi yang uda tersimpan rapat itu berontak keluar. Dia berteriak-teriak kegirangan seperti orang gila, katanya dia harus keluar, secepatnya. Atau kalo aku tetap menguncinya terlalu lama, dia akan menguap begitu saja tanpa pernah bisa aku sadari. Ancaman mimpi bodoh.<br />
“Kuina! Kuina Adella!!!”<br />
“Yes, Ma’am! I know I’m smart!” aku langsung berdiri begitu namaku dipanggil.<br />
Dan tawa seisi kelas meledak disertai pandangan puluhan pasang mata yang terarah padaku.<br />
“Ok, please sit down Miss Adella,” kata Miss Anne padaku sambil membenarkan posisi kacamata perseginya. Beliau menggigit bibir bawahnya pelan.<br />
Aku duduk, beberapa anak masih cekikikan. Ini bukan salahku, ini salah lamunanku, ini salah Caesar, karena tadi malem dia ngajak aku selingkuh guys!!! Aku hampir meneriakkan kalimat itu.<br />
“Please, read the next paragraph on your text book,” kata Miss Anne lagi.<br />
“Yes, Ma’am,” aku melirik Caesar sekilas yang duduk agak jauh di belakangku, dia tersenyum SANGAT MANIS, sementara Olvia yang ada di sebelahnya menduduk menahan tawa. Sialan.<br />
Oh iya, the next paragraph is…?<br />
***<br />
“Tadi ngelamun apa? Hahaha…”<br />
Aku diam saja. Memalukan…<br />
“Bukan apa-apa,” kujawab ketus.<br />
“Yang semalem, ya?” tanyanya lagi.<br />
Aku ke-gap. Tapi aku terus pura-pura memainkan hpku dan gak ngelihat ke arah matanya. Dia bakal tau kalo aku bohong. Aku menebak, kalimat yang dia ucapkan setelah ini adalah… “Oh ayolah, Na… Kamu tau tadi malem aku bercanda. Aku sayang Olvia, hehehe…”<br />
“Oh ayolah, Na… Kamu tau tadi malem,” aku menarik bibirku dan berusaha mulai tersenyum, “aku gak bercanda. Aku sayang kamu, hehehe…”<br />
Senyumku memudar dengan spontan. Aku langsung menatapnya. “He he he, ketawa.”<br />
Wajahnya yang kocak ditutupi dengan senyumnya yang manis. Astaga, jangan meleleh sekarang! C’mon, Na…<br />
“Aku serius, Na. kamu selalu tau kan tentang apa yang uda aku lakuin selama empat bulan ini sama Olvia? Kamu uda sadar dari awal kalo aku sama dia tuh gak cocok,” dia mendekatkan wajahnya padaku, “kita berdua yang lebih cocok.”<br />
Aku menjauh sedikit, jam istirahat sebentar lagi habis, kelas sekarang uda agak rame. “You can’t do this, Caesar Dieardhana,” ucapku seperti Miss Anne ketika menegur murid bandelnya.<br />
“Yes, I can Miss Adella,” sahut Caesar serius.<br />
“Kamu bakal nyakiti Olvia,” aku sedikit berbisik.<br />
“Aku gak akan mutusin dia, dan dia gak bakal tau tentang kita.”<br />
“Aku…,” aku sedikit ragu akan tawaran setan manis ini, “aku yang bakal ngasih tau dia…”<br />
Caesar tertawa. Dia bener-bener tau aku gak bakal ngelakuin itu. “Ya ampun Na, kamu tuh kenapa, sih?”<br />
Pardon? “Kamu yang kenapa…”<br />
“Aku? Aku uda gak tahan, Na! Aku pengen putus tapi kamu ngelarang aku. Kamu gak pengen Olvia sakit, iya kan? Sekarang aku ngajakin kamu backstreet, karena cuma itu satu-satunya cara biar Olvia gak sakit. See?”<br />
Aku menggeleng. “I didn’t see it.”<br />
Tiba-tiba Caesar menggenggam tanganku, “Dari dulu aku cuma sayang kamu, Na…”<br />
“Caesar!” seseorang memanggil.<br />
Caesar melepaskan genggaman tangannya. Kami menoleh. Bencana, Olvia datang.<br />
Dia mendekat dengan wajah kusut. Here we are… ketahuan deh.<br />
“Aku nyariin kamu dari tadi! Ternyata di kelas, berduaan sama Kuina,” kata Olvia kesal. Aku dan Caesar saling memandang.<br />
“Sekarang kalian ikut aku! Aku mau nraktir kalian, tadi malem Oomku yang dari luar kota mampir, aku dapet uang saku lebih!!” wajahnya langsung berubah jadi girang.<br />
Hyaaaaa!!! Kirain apa… detak jantungku normal kembali.<br />
***<br />
Ckiiittt.<br />
Aku sedikit terlonjak ke belakang. Aku memandang seseorang yang mengerem mendadak motornya. Bukan dia yang kuharapkan, aku harus ke sekolah dengan angkutan umum, bukan dengan tuan berandal yang satu ini.<br />
“Naik,” katanya pendek.<br />
Aku mengacuhkannya.<br />
“Kuina, naik,” perintahnya sekali lagi.<br />
“Maumu apa sih, No?” tanyaku akhirnya, kesal.<br />
“Nganter kamu ke sekolah. Bantuin kamu menghemat uang saku.”<br />
Lama, tapi kemudian aku menurut juga. Dia bener. Coba tiap hari dia nganter jemput aku, uang sakuku bakalan bisa buat beli teenlit tanpa mesti nabung lama-lama.<br />
Di perjalanan, seperti sebelumnya, kami sama-sama diam. Aku malas membuka topik pembicaraan dengannya, apapun yang dia katakan selalu membuatku ingin mengajukan pertanyaan yang lebih banyak. Kenapa tiba-tiba dia baik sama aku? Atau, kenapa dia gak pake seragam sekolah padahal dia nganterin aku ke sekolah? Apa dia mau bolos kayak biasanya? Kalo bolos, kenapa dia mau repot-repot nganterin aku? Kenapa dia suka bolos, sih? Pantesan kan jadi gak naek… Suka malakin lagi. Eh tapi dia kan keliatan kayak anak orang kaya, kenapa hobinya malakin adek kelas?<br />
Oke, aku mulai berlebihan dan pertanyaan dalam otakku berputar-putar gak jelas. Atau mungkin… Jangan-jangan… Don’t tell me… Impossible…<br />
Sudah sampai.<br />
“Thanks, Nino!” aku turun dari motornya.<br />
Dan entah ini kebetulan atau bagaimana, secara bersamaan kami berpapasan dengan Caesar yang sedang membonceng Olvia masuk melewati gerbang sekolah. Aku harap ini perasaan konyolku yang berteriak gaduh, tapi sepertinya walaupun sejenak, Caesar sempat memandangku dengan tatapan marah. Nagapain dia mesti marah?<br />
“Aku juga terima kasih,” kata Nino.<br />
“Lho?” aku bingung.<br />
“Kamu mau tau alasan sebenernya kenapa aku tadi jemput kamu?” tanya Nino.<br />
“Ngg… sebenernya itu gak terlalu penting, kan?” aku balas bertanya.<br />
“Alasanku… buat bikin Caesar jealous.”<br />
Unexpected!<br />
Aku melongo. “Ternyata bener…”<br />
“Bener apa?”<br />
“Kamu…,” aku menarik napas dalam-dalam, “kamu suka aku, kan?”<br />
Nino sekarang yang melongo. Dia memandangku seperti orang bodoh. Hei, masa aku salah? Apa lagi maksud lain dari “bikin Caesar jealous”?<br />
“GR banget sih jadi cewek,” kata Nino.<br />
Aku makin bingung. “Aku gak ngerti…”<br />
“Dengerin aku aja, Na. Apapun yang terjadi jangan pernah mau diajak selingkuh sama Caesar,” eh dari mana dia tau kalo… “He’s bad boy, I’ve already told you about it! Aku harap semua yang aku lakuin ke kemu bikin dia sadar siapa yang sebenernya dia sayang dan cepet-cepet mutusin Olvia. Olvia gak berhak buat terluka cuma gara-gara cowok macem dia!”<br />
Bbrrrrrmmmmm…<br />
Dan setelah itu dia pergi dengan cepat.<br />
Aku mencerna kata-katanya dengan susah payah. Olvia gak berhak buat terluka cuma gara-gara cowok macem dia! Jadi sebenernya yang dia suka…<br />
Oh God! Caesar bener, he’s truly bad!<br />
***<br />
“Ikut aku!”<br />
Caesar meremas tanganku dengan kuat, aku ditarik begitu saja. Dia berjalan cepat sekali, aku sampai harus setengah berlari biar bisa nyamain langkahnya. Beberapa anak di koridor memperhatikan kami, tapi sepertinya Caesar pura-pura gak peduli. Aku gak tau dia mau bawa aku ke mana, tapi ketika dia berbelok ke arah kiri setelah perpustakaan, aku baru sadar. Lab drama.<br />
Ruangan itu selalu sepi saat jam pelajaran sekolah. Caesar membuka pintunya, menutupnya lagi, lalu mendorongku dengan kasar.<br />
“Apa-apaan, sih!” jeritku bete.<br />
“Kamu gak dengerin aku, ya?” tanya Caesar, nadanya sedih.<br />
“Dengerin apa?” balasku ketus.<br />
“Nino. Ngapain tadi pagi dia nganterin kamu segala?”<br />
“Lho, emangnya kenapa? Dia jomblo, aku jomblo, gak akan ada yang marah kalo aku sama dia berangkat sekolah bareng, kan?”<br />
Caesar memandangku tanpa berkedip. Lama sekali. Aku mulai gak nyaman.<br />
“Aku marah,” katanya kemudian.<br />
“Kamu bukan pacarku,” kataku, rasanya sakit banget bilang gitu.<br />
“Iya, kamu bener,” Caesar mengacak rambutnya frustasi. “Aaarrrgggghhh!!!” teriaknya marah. Kemudian dia memandangiku lagi.<br />
Tiba-tiba dia berlutut di depanku, “Siapa aja boleh, Na. Tapi tolong jangan Nino…”<br />
Eh, apa-apaan coba nih anak?<br />
“Berdiri,” perintahku.<br />
Dia tak bergeming. “Please, jangan Nino…,” begitu malah katanya.<br />
“Caesar, berdiri gak?” ulangku.<br />
Dia tetap berlutut. Aku meraih tangannya, tapi dia balik menarik tanganku dan malah membuatku ikut berlutut di depannya. Kejadiannya terlalu cepat, mendadak aku uda ngerasain bibirku menjadi agak lembab.<br />
Dia menciumku, sekali.<br />
Dua kali.<br />
Aku membalasnya.<br />
Lagi.<br />
Semenit.<br />
Dua menit.<br />
Aku terhipnotis…<br />
Menit ketiga aku mendorongnya. Napasku memburu. What I’ve done? Oh God…<br />
Aku buru-buru meninggalkan dia. Dia memanggilku tapi aku gak mau menoleh. Ini salahnya. Ini salah Nino. Ini salahku. Ini salah kami. Gak!! Ini salahku… The one and only bad is me…<br />
***<br />
“Kuinaa… ada Caesar…,” teriak Bunda dari arah beranda.<br />
Aku tak menyahut. Bodo amat ah, biar pulang aja dia.<br />
“Kuinaaaaa!!” panggil Bunda lagi.<br />
Aku masih diem.<br />
Setelah itu aku tak mendengar suara Bunda. Hohoho, pasti Caesar uda pulang. Baguslah kalo—<br />
Ceklek… pintu kamarku terbuka. Manusia paling gak pengen aku temui itu malah mendadak nongol di kamarku. What the hell…<br />
“Ngapain kamu ke sini?” tanyaku.<br />
“Bunda kamu nyuruh masuk, habis kamu gak jawab-jawab pas dipanggil tadi…,” jawabnya sambil menutup lagi pintu kamarku. Ortuku uda percaya banget sama ni anak, satu-satunya temen cowok yang dibolehin masuk ke kamarku ya cuma dia.<br />
Jawaban Caesar bener juga, tapi sebenernya bukan itu yang aku maksud. Dan sepertinya dia mengerti. Setelah mengambil kursi di dekat meja belajar dan duduk, dia berkata lagi.<br />
“Maaf soal yang tadi siang.”<br />
Aku mengacuhkannya. Aku pura-pura asik memainkan hpku.<br />
“Kenapa sih tiap aku ngomong yang kamu liatin malah hp? Gak usa pura-pura deh Na, cari pelampiasan lain kek, baca novel kek, belajar kek…,” katanya lagi.<br />
Aku membanting hpku ke kasur. Lalu memandangnya.<br />
Kami saling menatap, lama.<br />
“Aku ngerasa bersalah sama Olvia,” kataku akhirnya.<br />
“Gak perlu, bukan kamu yang salah…”<br />
Kata-kata Caesar malah bikin seolah-olah aku satu-satunya orang yang emang harus disalahkan.<br />
“Nino bukannya naksir aku,” kataku mengalihkan sedikit pembicaraan.<br />
“Maksud kamu?”<br />
“Dia suka Olvia…,” aku menunduk sebentar, gak berani liat ekspresi wajah Caesar.<br />
“Aku tau, mereka dulu sempet pacaran. Dan salah satu alesan aku jadian sama Olvia, buat ngelindungi dia dari Nino. Olvia bilang Nino tuh kasar. Kamu seneng kan kalo aku gak mutusin Olvia?”<br />
Aku terhenyak. Dia tau banyak tapi gak ngasih tau sama sekali ke aku? Oh hebat…<br />
“Ternyata aku salah. Sekarang aku malah gak bisa ngelindungi kamu kayak dulu,” lanjutnya.<br />
“Gak perlu,” sahutku cepat.<br />
“Kamu masih belum percaya kalo aku beneran sayang sama kamu?” tanyanya.<br />
Aku percaya… tapi bukan gini caranya… Kenapa kamu gak bilang dari dulu sebelum kamu jadian? Aku gak bakal pernah bisa nerima kalo cuma jadi selingkuhan kamu, aku gak bisa nyakitin Olvia. She isn’t bad girl, aku gak tega.<br />
“Aku gak percaya, karena pacar kamu Olvia, harusnya kamu lebih sayang dia,” aku bohong.<br />
“Seenggaknya kenapa kita gak nyoba dulu? Kasih aku kesempatan…,” dia memohon.<br />
Kesempatan? Kesempatan untuk menyakiti? Kamu uda ngelakuin itu tau!<br />
“Kamu pulang aja, aku gak bisa mikir kalo kamu di sini,” mendadak aku mengusirnya. Tapi aku jujur soal yang satu ini.<br />
“Na…,” panggilnya memelas.<br />
“Nanti aku telpon,” hiburku.<br />
Dia tersenyum berat, lalu bangkit.<br />
“Aku pengen jawaban,” dia mencoba meraih tanganku tapi aku menghindar.<br />
“Nanti aku telpon,” ulangku.<br />
Barulah setelah itu dia pergi. Aku ngikuti dia, tapi gak nganterin dia. Sampai dia menaiki motornya dan menghilang di tikungan jalan, aku memperhatikannya terus. Ya ampun… apa aku harus bener-bener nerima dia? Should I be bad to get my happiness?<br />
“Kuina!!” seseorang memanggilku dari arah berlawanan Caesar pergi.<br />
“O… Olvia?” aku kaget setengah mati. Apa dia tau…?<br />
“Ngapain kamu berdiri di pinggir jalan gini?” tanyanya.<br />
Aku menggeleng, “Anu… nyari tukang bakso… hehehe,” jawabku garing.<br />
“Ada-ada aja! Eh, aku gak diajak masuk nih?”<br />
“Oh iya, yuk…”<br />
Aku mengajak Olvia ke ruang tamu, tapi dia menolak. Katanya cuma mampir, jadi ngobrol di beranda aja. Dia bilang dia dari bimbel yang ada di deket rumahku, beda blok tapi masih satu komplek.<br />
“Minum apa, Via?” tanyaku .<br />
“Gak deh, bentar aja kok.”<br />
“Gak capek? Tadi bukannya dari tempat bimbel ke sini kamu jalan?”<br />
“Ya ampun nyantai aja kali, Na. Ntar kalo aku haus, aku bilang deh. Hehehe…”<br />
“Trus tadi yang nganter kamu bimbel siapa? Belum dijemput?”<br />
“Dianter Caesar, tapi tau nih kok dia belum jemput-jemput juga, ya? Aku sms aja deh biar ntar dia jemputnya ke sini. Gak papa kan, Na?”<br />
Aku mengangguk ragu.<br />
“Ngg… Caesar tadi uda ke sini, ya?” tanya Olvia tiba-tiba.<br />
Mati aku.<br />
“I… iya, dia gak bilang?” aku balas bertanya.<br />
“Bilang kok,” fiuhh syukurlah, “tapi kenapa dia gak sekalian nunggu aku di sini aja, ya?”<br />
Aku diem aja. Aku uda mulai berkeringat dingin. Bisa-bisanya tadi aku sempet mikir buat nerima Caesar. Sekarang aku bener-bener ngerasa bersalah…<br />
“Dia lama di sini?” tanya Olvia.<br />
Bisa gak sih kita gak ngomongin Caesar mulu, Via? Batinku berontak.<br />
“Bentar kok,” jawabku singkat.<br />
“Ngobrol apa aja?” Olvia bertanya terus.<br />
Ngobrolin itu… jantungku berdegup gak teratur. Semakin aku bohong, semakin aku gak berani mandang wajah Olvia.<br />
“Biasalah…,” jawabku gak jelas sambil maksa senyum.<br />
Olvia diam setelah itu. Sampe sekarang aku belum paham sebenernya dia mampir ke rumahku nih mau ngapain. Kalo cuma soal tentang Caesar, kenapa gak besok aja di sekolah?<br />
“Aku tau kok, Na…,” kata Olvia tiba-tiba sambil mengalihkan pandangannya ke jalanan.<br />
“Tau apa?” tanyaku.<br />
“Semuanya…”<br />
Semuanya? Maksudnya? Gak mungkin… Jangan bilang kalo…<br />
“Caesar masih sayang kamu, ya kan?” Olvia mendadak menatapku tajam.<br />
Aku terbata, “Kok… kamu bilang… gitu?”<br />
“Bilang aja iya,” desak Olvia.<br />
Aku nyengir, “Dia pacar kamu, yang dia sayang… ya kamulah,” berat banget ngomong gitu.<br />
“Aku kan bilang aku tau semuanya. Kenapa kamu ragu-ragu?” Olvia mendelik, aku takut. “Sekarang jawab aku, apa kamu juga sayang Caesar?”<br />
Aaarrrrggghhh!! Kenapa dia mesti tanya kayak gitu??<br />
“Jujur aja, Na. I’m fine, really,” Olvia tersenyum manis.<br />
Aku menarik napas dalam-dalam, “Maafin—“<br />
“Sorry, Na,” potong Olvia. Pandangannya mengarah ke jalanan lagi. “I can’t let him go.”<br />
Apa?<br />
“Uda kuduga, kalian bakal mengkhianati aku. Aku tau dari dulu Caesar gak pernah sayang sama aku. Yang ada di hatinya cuma kamu, aku gak sepenting itu di mata Caesar.”<br />
Ya ampun, Via… Aku bener-bener—<br />
“Tapi Na,” dia menatapku lagi, “Caesar itu punyaku, aku gak akan ngebiarin dia lepas gitu aja. Aku gak mau kalo sampe kamu ngerebut dia dari aku. Aku gak bakal ngebiarin kamu backstreet sama dia. Aku gak rela kamu seneng di atas penderitaan aku, walaupun kamu sahabat aku sendiri. He’s mine, Na…,” kata-katanya pedas sekali.<br />
Aku pikir dia minta maaf karena apa…<br />
“Do you get it?” aku tak bergeming, “He’s only mine, don’t be bad girl by steal my boy!”<br />
Rahangku mengatup. Aku gak pernah nyangka Olvia bakal bilang begitu sama aku. Beberapa menit yang lalu aku memutuskan untuk menerima Caesar, tapi menit berikutnya aku sangat ragu karena kupikir perbuatanku akan sangat menyakiti Olvia. Dan sekarang… sekarang aku baru sadar. Olvia gak selunak itu. The bad one is her…<br />
###</p>
<p>*what do u think guys ?<br />
*ha3<br />
norak ya~</p>
<p>Sumber: Notenya Adna</p>
<h4>Artikel yang dicari:</h4><ul><li><a href="http://www.drajad.com/whos-bad.html" title="kalo kamu emang mengerti sedikit bahasa indon MEANING">kalo kamu emang mengerti sedikit bahasa indon MEANING</a></li><li><a href="http://www.drajad.com/whos-bad.html" title="kata kata pedas buat cowok yg suka maen blakang ma cwe na">kata kata pedas buat cowok yg suka maen blakang ma cwe na</a></li><li><a href="http://www.drajad.com/whos-bad.html" title="kata-kata bad boys">kata-kata bad boys</a></li><li><a href="http://www.drajad.com/whos-bad.html" title="tatapan mata bad boys">tatapan mata bad boys</a></li><li><a href="http://www.drajad.com/whos-bad.html" title="www mandiri sahabatku dot com">www mandiri sahabatku dot com</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 Plugin -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.drajad.com/whos-bad.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/

Served from: www.drajad.com @ 2012-05-20 07:10:42 -->
